Ratusan WNI asal Malaysia Besok di Jadwalkan Pulang Melalui Pelabuhan Internasional Dumai

GoodNEWS82.com || DUMAI – Pemerintah Kota Dumai bersama instansi terkait seperti TNI, Polri, KSOP, KKP, Bea dan Cukai Dumai, Pelindo Dumai dan instansi terkait lainnya menggelar simulasi pemulangan ratusan WNI dari Malaysia akibat pemerintah Malaysia memberlakukan Lockdown.

Kedatangan WNI dari Malaysia akan dipusatkan di Terminal Pelabuhan Internasional PT Pelindo I Cabang Kota Dumai.

Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira memimpin langsung simulasi tersebut di Pelindo Dumai, Kamis (26/3/2020).

Kapolres mengungkapkan, pelabuhan Pelindo Dumai ditunjuk sebagai tempat kepulangan WNI yang ada di Malaysia. Jika tidak ada perubahan jadwal dan rencana, kepulangan dimulai Jumat besok. Kata Kapolres.

Simulasi ini perlu untuk menyamakan persepsi teman-teman di satuan gugus tugas, tidak perlu banyak personil karena kita di batasi dengan protokol kesehatan penanganan COVID-19. Terang Mapolres

Dijelaskannya, untuk teknisnya, simulasi kita lakukan mulai dari penjemputan ke Malaysia, pemeriksaan kesehatan di atas kapal hingga pengecekan dokumen/paspor oleh pihak Imigrasi hingga proses penjemputan penumpang di pintu keluar terminal.

“Pemerintah akan menyiapkan armada darat bus komersil untuk mengantarkan mereka ke daerah tujuan. Jadi bus akan langsung menjemput penumpang ke pelabuhan internasional Kota Dumai dan langsung mengantarkannya ke daerah tujuan.” Kata Kapolres

Kita juga akan melakukan pendataan nama penumpang dan daerah asal untuk mempermudah pengaturan bus. Kami juga mengingatkan kepada para driver agar tidak memberhentikan penumpang di sembarang tempat, penumpang agar diturunkan di terminal agar dapat di monitor pemerintah.

Jumat besok akan ada 1 kapal yang akan di berangkatkan untuk menjemput mereka, estimasi 1 kapal ada 250 tempat duduk. Jadi penumpang akan di batasi sesuai dengan jumlah tempat duduk yang ada.

“Jika jumlah penumpang melebihi jumlah tempat duduk maka akan ada penjemputan lanjutan. Untuk itu kita lihat perkembangannya jika di rasa perlu 2 kapal kita akan koordinasikan untuk memberangkatkan 2 kapal.” Sebut Kapolres

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Dumai Efrizon menambahkan, pemeriksaan kesehatan akan dilakukan di daerah asal (Malaysia) oleh petugas dari KKP Kota Dumai yang ikut menjemput.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak KBRI di Malaysia untuk memperlancar proses tersebut.” Kata Efrizon

Lanjutnya, diatas kapal tim kesehatan dari KKP akan terus memantau kondisi kesehatan penumpang sampai tiba di pelabuhan Dumai.

“Turun dari kapal, seluruh penumpang kita semprot menggunakan cairan desinfektan. Untuk suhu tubuh akan dilakukan double cek menggunakan termometer gun dan thermal scanner. Jika ada penumpang yang suhu tubuhnya mencapai 38 derajat akan dilakukan pemeriksaan lanjutan, jika perlu di karantina akan kita karantina selama 14 hari sampai mereka dinyatakan sehat.” Pungkasnya.(Gn)

Artikel Terkait