Pemerintah Kota Tegaskan, Perusahan Tetap Bayar THR Kepada Pekerja

GoodNEWS82.com || DUMAI-Walikota Dumai Drs H Zulkifli AS MSi telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) ke sejumlah perusahaan di Dumai.

Intinya, sesuai penegasan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) RI Tunjangan Hari Raya (THR) tetap dibayarkan kepada pekerja dan buruh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, meskipun sedang terjadi pandemi Covid-19 atau corona.

“Setiap perusahaan/wajib melaksanakan pembayaran THR Keagamaan,” tegas Zulkifli AS dalam SE yang dikirim ke sejumlah perusahaan BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta di Dumai.

Menurut walikota Dumai, THR Keagamaan sesuai Pasal 2 ayat (1) Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2016 diberikan kepada;
a. Pekerja/buruh yang telah mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus atau lebih;
b. Pekerja/buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tidak tertentu atau perjanjian kerja waktu tertentu.

Adapun besaran dan tata cara pemberian THR Keagamaan berdasarkan pasal 3 ayat (l ) Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor 6 Tahun 2016 sebagai berikut:
a. Pekerja/Buruh yang telah mempunyai masa kerja 12 (dua belas) bulan secara terus menerus atau lebih, diberikan sebesar 1 (satu) bulan upah;
b. Pekerja/Buruh yang mempunyai masa kerja 1 (satu) bulan secara terus menerus tetapi kurang dari 12 (dua belas) bulan, diberikan secara proporsional sesuai masa kerja dengan penghitungan
Masa Kerja (bulan) per(/) 12 x 1 (satu) bulan upah.

Sementara Upah 1 (satu) bulan sebagaimana dimaksud pada point 2 (a) dan (b) adalah upah yang terdiri atas komponen Upah Pokok ditambah dengan Tunjangan Tetap.

Tunjangan Tetap adalah suatu imbalan/pemberian yang diberikan perusahaan dimana imbalan/pemberian tersebut diterima oleh pekerja tldak dikaitkan dengan kehadiran/absensi dan pencapaian prestasi kerja (artinya, sifat tetap)

Dijelaskan, sesuai ketentuan pasal 5 ayat (4), THR Keagamaan wajib dibayarkan Oleh Pengusaha paling lambat 7 (tujuh) hari sebelum Hari Raya Keagamaan (H-7)

Berdasarkan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor M/HI.00.01/V/2020 Tanggal 6 Mei 2020 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusahaan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) dan Surat Edaran Gubernur Riau Nomor 145/SE/2020 Tanggal 8 Mei 2020 Tentang Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2020 di Perusagaan Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), walikota Dumai menyampaikan himbauan agar;

1. Perusahaan agar dapat membayar THR keagamaan kepada pekerja/buruh sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

2 Jika perusahaan tidak membayar THR Keagamaan pada waktu yang ditentukan sesuai ketentuan perundang-undangan, solusi atas persoalan tersebut hendaknya diperolch melalui proses dialog antara pengusaha dan pekerja/buruh.

Proses dialog tersebut dilakukan secara kekeluargaan, dilandasi dengan laporan keuangan Internal perusahaan yang transparan dan itikad baik untuk mencapai kesepakatan. Dialog tersebut dapat menyepakati beberapa hal antara lain :
a. Bila perusahaan tidak mampu membayar THR secara penuh pada waktu yang telah ditentukan ketentuan peraturan perundang-undangan maka pcmbayaran THR dapat dilakukan secara bertahap
b. Bila perusahaan tidak mampu membayar THR sama sekali pada waktu yang ditentukan sesuai ketentuan perudang-undangan maka pcmbayaran THR dapat dilakukan penundaan sampai dengan jangka waktu tertentu yang disepakati;
c. Waktu dan cara pengenaan denda keterlambatan pembayaran THR Keagamaan.

3. Kesepakatan antara pengusaha dan pekerja/buruh sebagaimana tersebut pada point 2 (dua) dilaporkan kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai pada Budang Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja.

4. Kesepakatan mengenai waktu dan cara pembayaran THR Keagamaan dan denda, tidak mcnghilangkan kewajiban pengusaha untuk membayar THR Keagamaan dan denda kepada pekerja/buruh dengan besaran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, serrta dibayarkan pada tahun 2020

“Agar Saudara melaporkan realisasi pelaksanaan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan paling lambat tanggal 19 Mei 2020 kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai,” pinta Walikota Dumai lagi. (RK13)

Sumber : Riaukepri

Artikel Terkait