Mawas diri dong!

GoodNEWS82.com  || Kepercayaan dan rasa kebersamaan yang telah dijaga selama ini harus buyar begitu saja. Mungkin juga rasa sesak semakin bertambah jikalau kita merasa seperti keledai bodoh yang tidak bisa mawas diri.

Sebagai makhluk sosial, manusia memang harus menjalin hubungan pertemanan. Kalau bisa malah memperbanyak teman, karena kata orang dulu, makin banyak teman makin dekat dengan rezeki.

Tapi seperti halnya hal lain yang selalu punya dua sisi, teman juga bisa bikin kita emosi sendiri dengan kelakuannya. Seperti membicarakan kejelekan atau rahasia kita ke orang lain atau nikung,brilio.net

Ada sebuah pepatah yang mengatakan “darah lebih kental dari air”. Hal itu memang benar adanya karena keluarga adalah harta yang paling berharga. Keluarga menemanimu dalam suka dan duka, apalagi keluarga tumbuh dalam satu atap.

Namun, tak berarti orang-orang selain keluarga bukanlah siapa-siapa. Di luar rumah, kamu akan membutuhkan orang lain selain keluarga karena kamu tidak bisa bergantung selamanya kepada keluarga,dilansir dari liputan6.com.

Seperti sebuah lirik lagu “you’re my brother from another mother, sister from another mister”, seseorang yang tidak ada hubungan darah pun memiliki peran penting dalam kehidupan.

Di dalam kehidupan sosial, teman digolongkan dalam beberapa kategori. Seiring perkembangannya, makin banyak golongan-golongan baru seperti teman tapi mesra, teman makan teman, teman saat butuh dan masih banyak lagi. Namun secara umum, teman hanya dibagi menjadi dua yaitu teman biasa dan teman dekat atau sahabat.

Di antara teman yang kamu miliki, pasti ada yang masuk kategori sahabat sejati. Mereka adalah orang-orang yang sudah lama mengenal sifat baik maupun sifat jelekmu. Sahabat sejati memang enggak banyak, tetapi kehadiran mereka pastinya sangat berarti dalam kehidupanmu. Meskipun, kadang-kadang mereka kelewat ngeselin, tetapi tanpa mereka hidupmu pasti kurang berwarna.

Jangan !!!
Pernah kau coba mendekat kala butuh Toh akhirnya sirna jua.

Sudahlah Jangan perdebatkan lagi kebodohan demi kebodohan
Biarkan semua berlalu seperti itu adanya Dialog rasa dialog jiwa lebih dewasa Telah kita jalani tahunan bersama,(kompasiana)

Terkadang ketulusannya yang tampak di depan mata adalah sebuah modus belaka untuk memanfaatkan kita.(*)

Artikel ini diangkat dari Berbagai Sumber
Foto : ilustrasickn

Artikel Terkait