Demo PT Bukara, Perusahaaan Diminta Hentikan Operasional Sementara Karena Terbukti Tidak Berizin.


GoodNEWS82|| Dumai – Puluhan Elemen Pemuda dan Mahasiswa Dumai, Senin (17/02/2020) melakukan Aksi demo ke PT Bukara yang terletak di Kawasan Industri Dumai (KID) di Pelintung, Dumai.

Pendemo yang terdiri dari Pemuda KNPI, HMI, BEM se Dumai, Germas dan ini, sempat tertahan dipintu gerbang masuk kawasan KID, karena dianggap akan menganggu aktivitas kendaraan di kawasan industri itu.

Para pendemo sempat berdialog dengan Kapolsek Medangkampai, AKP Ade R yang melakukan pengamanan bersama puluhan anggota polsek didepan pintu gerbang. Hasil negosiasi sesuai hanya 10 perwakilan dari mereka yang diperbolehkan masuk untuk menemui dan menyampaikan aspirasinya ke manajemen PT Bukara.

Akhirnya pendemo mengutus masing-masing perwakilan sesuai kesepakatan sebanyak 11 orang. Saat pertemuan di PT Bukara yang juga dihadiri Wakapolres Dumai, Kompol Alex Sandy Siregar, Managemen PT Bukara yang diwakili Saruna Badrun sempat terjadi perdebatan sengit seputar masalah izin limbah dan izin pendirian perusahaan.

Koordinator Aksi, Rahmat mengatakan, dalam pertemuan, terkuak fakta bahwa PT Bukara untuk Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diakui perusahaan tidak ada. Berarti dengan tidak adanya IMB ini, berarti PT Bukara berdiri secara Ilegal dan melakukan aktifitas pembuangan limbahnya juga secara tidak sah atau tak ada izin.

“Memang PT Bukara mengakui bahwa tak ada mengantongi izin IMB, nah dengan tak adanya izin IMB ini berarti PT Bukara melakukan aktifitas selama ini baik pembuangan limbahnya terang-terangan secara ilegal,”kata Rahmat usai melakukan pertemuan dengan PT Bukara.

Jika PT Bukara selama ini tidak ada mengantongi izin IMB, bagai mana perusahaan bisa melakukan pengurusan izin yang lainnya. Pada hal untuk melakukan pengurusan izin, tentu berdasarkan dari bawah dulu, yakni masalah izin IMB nya.

“Kami elemen Pemuda Dumai, terkait dengan izin PT Bukara ini, tetap komit dan akan membawana kejalur hukum dan melaporkannya kepada pihak kepolisian,”tambah Rahmat dengan geramnya.

Sementara itu, pihak PT Bukara yang diwakili oleh Saruna Badrun, terkait masalah izin ini, mengakui bahwa perusahaannya tak ada memiliki izin IMB.

Para pendemo yang tergabung dalam elemen pemuda Dumai ini, meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait untuk menutup dan menghentikan semua aktivitas dari PT Bukara sampai permasalahan ini diselesaikan.

Penulis :Dedi Iswandi
Editor.  : Dekatra

Artikel Terkait